logo
avatar

In loving memory of

Pater Johannes Lefteuw, MSC

72 Years Old

Born: 23/06/1953 • Langgur, Maluku Tenggara

Passed Away: 21/12/2025 • Jakarta

created by "Family" 2 months ago

Pater John Leteuw adalah imam pertama dari desa Gelanit – Kei Kecil. Beliau ditahbiskan di Gereja Santa Perawan Maria Hati Tak Bernoda Langgur (tempat di mana dia dibaptis) oleh Uskup Diosis Ambonia Mgr. Andreas Sol MSC pada tanggal 21 September 1980 bersama dua rekannya: P. Izak Resubun asal desa Ngilngof dan P. Herman Lingithub asal desa Waur. Setelah ditahbiskan imam, Pater John melaksanakan pelayanan imamatnya dalam berbagai bidang. 

 

Pater John tidak hanya menjadi seorang tenaga pengajar bagi calon imam tetapi beliau juga terlibat aktif dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan imam umat. Beliau mendirikan Yayasan Providentia Divina dan sekaligus menjadi ketua Yayasan tersebut dalam beberapa tahun. Yayasan ini bergerak dalam kegiatan pembinaan umat dan menyediakan tempat retret serta rekoleksi untuk umat Kristiani. Beliau dekat dengan umat dan dikenal luas karena karismanya dalam berkhotbah dan membawakan Firman. 

 

Beberapa waktu yang lalu, yaitu pada tanggal 12 Oktober 2025 Komunitas Rumah Induk/Provinsial MSC bersama umat yang hadir baru saja merayakan 45 Tahun Imamatnya di Hati Kudus, dan kemudian pada tanggal 03 Desember 2025, beliau memperingati 50 Tahun Hidup Membiara dalam Kongregasi MSC, dalam keadaan terbaring sakit. Kondisi kesehatannya mulai terganggu sejak tahun 2019. Pater John mengalami stroke yang menyebabkan beliau harus melalui hari-hari hidupnya di tempat tidur dan kursi roda. Dalam penderitaan yang panjang itu, beliau tidak menyerah tetap berusaha untuk bisa pulih kembali. 

 

Namun, tepat pada hari Minggu Adven ke-4, saat di mana umat sedang mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan melalui peristiwa kelahiran Yesus, Tuhan memanggil kembali Pater John ke hadirat-Nya, pada hari Minggu, 21 Desember 2025, pukul 02.15 WIB, di RS. Carolus, Jakarta; dalam usia 72 tahun 05 bulan 28 hari 45 tahun sebagai imam dan 50 tahun sebagai MSC. 

 

Pater John telah menyelesaikan semuanya sebagai seorang imam dan religius. Setelah melalui penderitaan yang panjang, ia pun berkata seperti Yesus: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku” (Lukas 23:46). Kita iringi perjalanan Pater John dengan doa, semoga beliau beristirahat dengan damai dalam Kerajaan Bapa di surga. Pater John yang terkasih, selamat jalan ke rumah Bapa. Kami akan mengenang kehadiranmu, konfrater dan imam kami.

Resting Place

Open Maps

Recent Visitor

a few 1 month ago

"Family"

avatar
Chat with us!